Kiprah Joncik Muhammad di Sumsel Tak Diragukan Lagi
Palembang, LensaSN
Kiprah Dr H Joncik Muhammad SSi SH MM MH di Sumsel tak diragukan lagi. Sebab sebagai Bupati Empat Lawang banyak gebrakan dan terobosan yang telah dilakukannya untuk kepentingan masyarakat.
Adapun gebrakan Joncik Muhammad, diantaranya Program Polisi Pamong Praja (Pol PP) Desa yang menjadi role model tingkat nasional di Indonesia. Kemudian ada Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang yang merupakan satu-satunya Sekolah Rakyat permanen di Sumatera Selatan (Sumsel).
Joncik Muhammad yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN (Partai Amanat Nasional) Sumsel mengatakan, untuk
Program Pol PP Desa merupakan riset inspirasi pemikirannya disaat dirinya mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Empat Lawang pada tahun 2018 yang lalu.
“Dari riset ternyata 78 persen masyarakat meminta amankan Kabupaten Empat Lawang jika Joncik Muhammad terpilih menjadi bupati. Sebab kala itu Empat Lawang dikenal daerah rawan, begal dimana-mana, orang bersepeda motor antar kampung tidak berani, travel tidak berani lewat jam 3, bus juga kalau sudah jam 4 berhenti. Kemudian dulu jika orang kemalaman mau ke Empat Lawang yang dari Lubuklinggau menginap di Lubuklinggau, kalau dari Lahat menginap di Lahat, begitu rawannya,” jelasnya.
Terkait hal tersebut, kata Bupati Joncik Muhammad, dirinya berpikir keras apa yang bisa dibuatnya untuk masyarakat Kabupaten Empat Lawang.
“Akhirnya muncul gagasan mendirikan Polisi Pamong Praja Desa atau Pol PP Desa dan saya sampaikan kalau saya menjadi bupati, saya berjanji enam bulan Kabupaten Empat Lawang tidak aman maka saya mundur sukarela. Usai terpilih menjadi bupati saya membentuk Pol PP Desa di 147 desa 9 kelurahan. Alhamdulillah, enam bulan saya menjadi bupati angka kriminalitas turun 53 persen, luar biasa,” terangnya.
Atas program tersebut, sambung Joncik Muhammad, dirinya mendapatkan PIN Emas Kapolri dan sejumlah penghargaan.
“Bahkan keberhasilan Program Pol PP Desa ini ditiru daerah lainnya dan menjadi percontohan atau role model tingkat nasional di Indonesia," ungkapnya.
Sementara untuk Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang merupakan satu-satunya Sekolah Rakyat yang dibangun secara permanen di Provinsi Sumatera Selatan.
"Pembangunan Sekolah Rakyat di Empat Lawang ini merupakan satu-satunya Sekolah Rakyat yang dibangun secara permanen di Sumatera Selatan. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita, sekaligus tanggung jawab besar untuk memastikan sekolah ini benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak kita,” ujar Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad.
Ia menegaskan pihaknya akan terus memberikan dukungan terhadap keberadaan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Sebagai Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad juga mendorong membenahi persoalan persampahan.
Hal ini terlihat dari langkah Joncik Muhammad yang melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Lingkungan Hidup. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam meningkatkan kualitas lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.
Bupati Joncik Muhammad menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, mulai dari penambahan armada pengangkut sampah, pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) hingga penguatan fasilitas pengolahan akhir.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat segera terealisasi guna mempercepat pembangunan infrastruktur persampahan di Empat Lawang.
"Harapan kita, hasil pertemuan ini bisa segera ditindaklanjuti menjadi program nyata. Dengan kerja sama semua pihak, Empat Lawang bisa menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan sampah modern berbasis partisipasi masyarakat,” tandasnya. (ded)