Ratu Dewa Dampingi Menteri Kebudayaan Kunjungi Museum Pahlawan dr AK Gani
Palembang, LensaSN
Walikota Palembang, Ratu Dewa mendampingi Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Fadli Zon mengunjungi Cagar Budaya Museum Pahlawan dr AK Gani.
Menteri Kebudayaan mendorong penguatan dan revitalisasi Museum Pahlawan dr AK Gani di Palembang, Sumatera Selatan, agar semakin informatif, edukatif, dan menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia mengatakan, Museum AK Gani memiliki nilai sejarah penting karena menjadi tempat yang merekam perjalanan hidup salah satu tokoh nasional yang memiliki banyak peran dalam sejarah Indonesia.
Menurut dia, dr AK Gani bukan hanya dikenal sebagai dokter dan pejuang. Ia juga pernah menjadi Mayor Jenderal TNI serta terlibat dalam berbagai bidang strategis pada masa perjuangan dan awal kemerdekaan Indonesia.
AK Gani juga tercatat memiliki peran dalam pendirian Universitas Sriwijaya dan Pupuk Sriwijaya. Selain itu, kiprahnya telah berlangsung sejak masa sebelum kemerdekaan, termasuk dalam gerakan pemuda dan Kongres Pemuda.
Fadli menilai perjalanan hidup AK Gani menunjukkan sosok pejuang dengan kapasitas yang lengkap. Ia tidak hanya berperan dalam perjuangan bersenjata, tetapi juga dalam diplomasi, perdagangan, pendidikan, dan berbagai bidang pemerintahan.
Fadli juga menyoroti kemampuan AK Gani menguasai sejumlah bahasa asing. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi salah satu keistimewaan AK Gani mengingat konteks zaman ketika tokoh tersebut hidup.
Bagi Fadli, keteladanan AK Gani tidak hanya terletak pada banyaknya jabatan dan peran yang pernah dijalankan, tetapi juga pada tanggung jawab moral serta konsistensinya dalam mengabdi kepada bangsa.
Ia menilai AK Gani merupakan gambaran pejuang yang utuh karena menjalankan peran di berbagai bidang, termasuk sebagai dokter, tokoh perjuangan, diplomat hingga pelopor misi perdagangan ke luar negeri pada masa awal kemerdekaan.
Fadli mengatakan pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan terus memberikan dukungan terhadap revitalisasi Museum AK Gani. Setelah melihat langsung hasil revitalisasi, Fadli membuka peluang adanya dukungan lanjutan, terutama untuk menyempurnakan bagian akhir pembangunan dan menghadirkan fasilitas yang dapat membuat museum lebih hidup.
Menurut Fadli, pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan daya tarik museum. Dengan demikian, museum tidak hanya menjadi tempat menyimpan benda dan catatan sejarah, tetapi juga ruang pembelajaran yang lebih menarik bagi pengunjung.
Ia berharap, masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan semakin terdorong mengunjungi Museum AK Gani untuk mengenal sejarah perjuangan bangsa secara langsung. (ded)