PNSB Sumsel Sukses Gelar Rapat Perdana, Nazzarudin: Siap Wujudkan Sumsel Damai Tanpa Konflik
Palembang, LensaSN
Paguyuban Nusantara Sumatera Selatan Bersatu (PNSB Sumsel) menggelar Rapat Perdana dan Silaturahmi Pengurus Masa Bakti 2026–2031 di Jalan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Kamis (3/9/2026).
Mengusung tema “Merajut Keberagaman, Bangun Negeri Guyub Rukun Bersatu”, kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut menjadi langkah awal konsolidasi pengurus dan berbagai paguyuban yang tergabung dalam PNSB Sumsel.
Ketua Umum PNSB Sumsel, Nazzarudin, S.H., M.H., mengatakan rapat perdana tersebut digelar selain menjadi wadah silaturahmi dan perkenalan struktur kepengurusan, juga sebagai persiapan pengukuhan pengurus serta pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PNSB se-Sumatera Selatan.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan rapat perdana. InsyaAllah pertengahan bulan ini atau setelahnya akan dilaksanakan pengukuhan sekaligus Rakerda,” ujar Nazzarudin.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini PNSB Sumsel masih berdiri dan menjalankan seluruh aktivitas organisasi secara mandiri tanpa dukungan pemerintah. Meski demikian, pihaknya berharap ke depan dapat membangun sinergi dengan pemerintah dalam menjalankan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kita berdiri sendiri. Namun tentu ke depan kita berharap pemerintah dapat memberikan dukungan dan bersama-sama bersinergi, karena tujuan kita adalah membangun kebersamaan dan menjaga keharmonisan di Sumatera Selatan,” katanya.
Sebagai Ketua Umum, Nazzarudin berharap seluruh anggota dan paguyuban yang tergabung dalam PNSB Sumsel dapat saling berbaur, memperkuat persatuan serta bersama-sama menjalankan program organisasi.
Menurutnya, PNSB Sumsel telah menyiapkan sejumlah program kerja yang terbagi dalam jangka pendek, menengah dan panjang.
“Untuk program jangka pendek, kita akan menyelesaikan dan menyesuaikan administrasi organisasi terlebih dahulu. Kemudian program jangka menengah akan diisi dengan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pemerintah maupun kegiatan sosial kemasyarakatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nazzarudin menilai keberadaan paguyuban memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan masyarakat Sumatera Selatan yang dikenal memiliki keberagaman suku, budaya, adat dan latar belakang.
Ia berharap PNSB Sumsel dapat menjadi wadah pemersatu sekaligus jembatan komunikasi apabila terjadi persoalan di tengah masyarakat.
“Kita berharap Sumatera Selatan dapat menjadi daerah zero konflik. Apabila terjadi persoalan atau gesekan kecil antar kelompok maupun suku, PNSB dapat menjadi wadah untuk menjalin komunikasi dan mencari solusi bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Harian PNSB Sumsel, Syaiful, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda perdana setelah tim sebelumnya menyelesaikan tugas penyusunan struktur kepengurusan organisasi.
Menurutnya, jumlah struktur yang telah terbentuk saat ini hampir mencapai 300 orang. Namun, masih terdapat sejumlah perwakilan paguyuban yang mengajukan agar dapat bergabung.
“Sepertinya masih banyak perwakilan paguyuban yang ingin dimasukkan. Kita masih memberikan kesempatan dan nantinya akan difinalkan pada saat pengukuhan,” ujar Syaiful.
Ia menambahkan, antusiasme peserta dalam rapat perdana tersebut cukup tinggi. Dari sekitar 120 nama yang sebelumnya tercatat dalam daftar kehadiran, jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai 150 orang.
"Bahkan ada yang tidak mengisi daftar kehadiran tetapi tetap datang. Dari list sekitar 120 orang, yang hadir kurang lebih mencapai 150 orang. Artinya antusiasme mereka sangat luar biasa,” katanya.
Syaiful menilai pelaksanaan rapat perdana dan silaturahmi tersebut berjalan sukses serta menjadi bukti besarnya semangat kebersamaan dari berbagai paguyuban di Sumatera Selatan.
Ke depan, ia berharap keberadaan PNSB Sumsel mampu menjadi kekuatan pemersatu dan mencegah terjadinya benturan maupun gesekan antar kelompok di tengah masyarakat.
“Kita berharap tidak terjadi benturan atau gesekan di Sumatera Selatan. Apalagi di PNSB ini tergabung berbagai tokoh masyarakat, tokoh agama dan berbagai elemen dari paguyuban. Harapannya semua bisa bersatu menjaga kedamaian,” pungkasnya.
Kegiatan Rapat Perdana dan Silaturahmi Pengurus PNSB Sumsel Masa Bakti 2026–2031 tersebut ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan ramah tamah dan menyantap hidangan yang telah disiapkan.
Melalui momentum tersebut, PNSB Sumsel diharapkan semakin solid dalam merajut keberagaman serta memperkuat semangat guyub rukun dan persatuan demi terciptanya Sumatera Selatan yang damai dan harmonis. (pah)