Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad. (Foto-Istimewa/LensaSN)
Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad. (Foto-Istimewa/LensaSN)
Pemerintahan

Joncik Muhammad: Lindungi Anak, Jaga Masa Depan Daerah

oleh Apriandi | Senin, 02 November 2026

Palembang, LensaSN

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad menegaskan bahwa melindungi anak-anak dari ancaman Narkotika merupakan bagian penting dari upaya menjaga masa depan daerah dan bangsa.

Hal tersebut dikatakan Joncik Muhammad dalam acara peluncuran Program Bejeghum P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) Bersinar melalui Gerakan Ananda Bersinar yang digelar Pemkab Empat Lawang bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Empat Lawang.

Desa Kemang Manis, Kecamatan Tebing Tinggi ditetapkan sebagai desa pelopor pertama dalam pelaksanaan gerakan tersebut. Kegiatan ini berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Empat Lawang yang acaranya diresmikan langsung oleh Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala BNNK Empat Lawang Andi Kurniawan SSos serta Ketua TP-PKK Empat Lawang Hj Heppy Sapriani.

"Pencegahan Narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah atau aparat penegak hukum. Upaya tersebut harus menjadi gerakan bersama yang dimulai dari keluarga, diperkuat melalui sekolah, dan dikembangkan di lingkungan masyarakat dengan dukungan kebijakan serta program pembangunan pemerintah daerah," kata Joncik Muhammad.

Bagi Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, sambung Joncik Muhammad, melindungi anak dari ancaman Narkotika berarti menjaga masa depan daerah dan bangsa.

"Oleh karena itu pencegahan Narkoba harus menjadi gerakan bersama yang dimulai dari keluarga, diperkuat melalui sekolah dan dikembangkan di lingkungan masyarakat serta didukung oleh kebijakan dan program pembangunan pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, peluncuran Gerakan Ananda Bersinar bukan sekadar kegiatan seremonial melainkan pernyataan komitmen bersama untuk menjadikan perlindungan anak dari bahaya narkoba sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

“Kegiatan ini bukan sekadar acara peluncuran program. Lebih dari itu, ini merupakan pernyataan komitmen bersama bahwa perlindungan anak dari bahaya narkoba harus menjadi bagian penting dari pembangunan daerah dan tanggung jawab seluruh masyarakat Kabupaten Empat Lawang,” tegasnya.

Peluncuran program ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat upaya Pencegahan dan P4GN dengan melibatkan pemerintah desa, keluarga, lembaga pendidikan dan masyarakat.

Pelaksanaannya mengacu pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Program Nasional Ananda Bersinar serta Program Bejeghum P4GN Bersinar.

Desa Kemang Manis menjadi desa pertama yang melaksanakan peluncuran Gerakan Ananda Bersinar dengan memanfaatkan dana desa sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika.

Melalui gerakan ini, kesadaran akan bahaya Narkoba diharapkan dapat ditanamkan sejak usia dini. Selain itu, program tersebut bertujuan memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat serta bersih dari Narkoba.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, Ketua TP-PKK kecamatan, Ketua TP-PKK desa se-Kabupaten Empat Lawang, serta perwakilan siswa-siswi tingkat SD, SMP, dan SMA. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud dukungan lintas sektor dalam menyukseskan program P4GN secara berkelanjutan, khususnya di tingkat desa.

Ketua TP-PKK Empat Lawang, Hj Heppy Sapriani mengajak seluruh masyarakat, khususnya para ibu agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan perkembangan perilaku anak-anak.

Ia menegaskan, bahwa keluarga memiliki peran penting dalam mendeteksi sejak dini kemungkinan penyalahgunaan narkoba di kalangan anak dan remaja. Apabila ditemukan anak yang menunjukkan perilaku menyimpang atau terindikasi terlibat penyalahgunaan narkoba, masyarakat diminta segera melapor kepada BNNK untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

“Marilah kita lebih peduli terhadap lingkungan dan anak-anak kita. Jika ditemukan anak yang terindikasi menyalahgunakan narkoba, segera laporkan kepada BNNK. Tujuannya bukan untuk memenjarakan, melainkan agar anak tersebut mendapatkan pengobatan dan rehabilitasi,” ujarnya.

Heppy juga mengajak kader TP-PKK di seluruh desa untuk aktif memberikan edukasi dan konseling kepada anak-anak serta keluarga mengenai bahaya Narkoba.

Dikatakannya, rehabilitasi merupakan salah satu langkah penting dalam membantu anak yang mengalami masalah penyalahgunaan narkoba agar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

“Melalui peluncuran Gerakan Ananda Bersinar ini, mari kita bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing. Ibu-ibu PKK diharapkan dapat memberikan edukasi dan konseling kepada anak-anak di desa. Anak yang menjalani rehabilitasi tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan bersekolah,” tambahnya

Ia berharap, gerakan ini mampu meningkatkan kepedulian keluarga sekaligus menghilangkan stigma terhadap anak yang membutuhkan penanganan dan rehabilitasi akibat penyalahgunaan Narkoba.

Kepala BNNK Empat Lawang, Andi Kurniawan SSos bersama seluruh personel BNNK Empat Lawang turut melaksanakan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan program P4GN di Kabupaten Empat Lawang.

Melalui program Bejeghum P4GN Bersinar dan Gerakan Ananda Bersinar, pemerintah daerah berharap upaya pencegahan narkoba dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan, dimulai dari desa sebagai lingkungan terdekat dengan keluarga dan anak-anak. Penetapan Desa Kemang Manis sebagai desa pelopor diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam mengembangkan program pencegahan narkoba yang melibatkan keluarga, masyarakat, kader PKK, dan dunia pendidikan.

Dengan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, BNNK Empat Lawang, pemerintah desa, TP-PKK, lembaga pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat, Gerakan Ananda Bersinar diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika. Gerakan tersebut sekaligus menjadi langkah bersama untuk mewujudkan generasi muda Empat Lawang yang sehat, berprestasi, dan memiliki masa depan cerah tanpa Narkoba. (ded)